Kurang lebih 15 tahun mendalami ilmu mengendalikan pikiran bawah sadar manusia, membuat Mardigu punya banyak 'kerjaan'. Mulai dari membantu peredaran narkoba, kasus sampit hingga pemberantasan teroris.
"Saya mau pensiun. Noordin sudah tewas. Niatnya saya dulu kalau ditangkap hidup-hidup, ilmu atau kharismanya mau saya pelajari untuk sekolah lagi," ungkapnya.
Pria yang mempunyai 3 orang anak ini mengatakan, ilmu mengendalikan pikiran orang juga pernah dia gunakan di kehidupan sehari-hari meski saat-saat terdesak. Namun kebanyakan Mardigu membantu sejumlah lembaga atau dari pribadi.
"Saya pernah pakai untuk pinjaman ke bank. Nggak mau tandatangan. Akhirnya semua tiga orang dari pihak bank langsung tanda tangan," kenangnya sambil tertawa.
Mardigu menjelaskan, untuk penggunaan jasanya secara pribadi dihitung Rp 1 juta per jam. Sehari Mardigu bisa menerima 3-4 pasien. Untuk sekali kasus bisa 1-5 kali terapi tergantung permasalahannya.
"Pernah ada pasutri yang merasa kehidupan rumah tangganya sudah seperti tidak ada apa-apa lagi. Terus saya buat mereka jatuh cinta lagi. Ya sudah yang balik lagi seperti pacaran," jelasnya. (gus/iy)
0 komentar:
Posting Komentar